LOMBA PENULISAN ESAI DAN CERPEN BAGI REMAJA DIY TAHUN 2011
1. Latar belakang
Menulis merupakan salah satu kompetensi dasar dalam pembelajaran ilmiah yang berada pada tingkatan paling tinggi setelah mendengar, berbicara, dan membaca. Di dalam aktivitas menulis seseorang berusaha menata gagasan sesuai dengan topik tertentu melalui berbagai lambang kebahasaan, termasuk kaidah yang harus digunakan.
Untuk itu, Balai Bahasa Yogyakarta memberi kesempatan kepada para remaja DIY untuk menunjukkan bakat dan talenta menulis esai dan cerita pendek (cerpen). Aktivitas ini menjadi bagian dari apresiasi, rasa cinta, dan bangga kepada negeri ini. Karya tulis kebahasaan dan kesastraan merupakan aktualisasi nilai yang mampu menjadi salah satu jati diri. Perlulah kiranya digali dan dikembangkan oleh para generasi muda.
2. Tujuan
Lomba penulisan cerpen dan esai bertujuan (1) membangkitkan minat remaja terhadap kegiatan berbahasa dan bersastra, khususnya menulis esai dan cerpen; 2) meningkatkan daya cipta dan kreativitas para remaja dalam penulisan esai dan cerpen; (3) menumbuhkan sikap positif dan rasa cinta terhadap hasil karya kebahasaan dan kesastraan; dan (4) mengembangkan aktivitas menulis kreatif di kalangan remaja.
3. Peserta
Peserta lomba adalah para remaja di Daerah Istimewa Yogyakarta yang berusia 13-19 tahun.
Minggu, 10 Juli 2011
Info Lomba
Sabtu, 25 Juni 2011
Puisi
Gila
kegilaan apa yang terus berputar
kekaguman apa yang terus tersebar
entah kenapa sistem otak ini
karena apa diri ini menjadi api
berjalan tanpa nadi
berfikir tanpa jejak pasti
berliku-liku jalanan berduri
jejak suci membuka mata kaki
di hati hanya lintasan suri
mati...
mati...
apakah jalan yang pasti???
menjadi gila kursi
menjadi lupa akan bumi
menjadi kepala tanpa gigi
lenyaplah dalam malam nanti...
kegilaan apa yang terus berputar
kekaguman apa yang terus tersebar
entah kenapa sistem otak ini
karena apa diri ini menjadi api
berjalan tanpa nadi
berfikir tanpa jejak pasti
berliku-liku jalanan berduri
jejak suci membuka mata kaki
di hati hanya lintasan suri
mati...
mati...
apakah jalan yang pasti???
menjadi gila kursi
menjadi lupa akan bumi
menjadi kepala tanpa gigi
lenyaplah dalam malam nanti...
Jumat, 17 Juni 2011
contekan tugas
Dakwah ber-nilai Ibadah
A. Latar belakang
Ilmu hadits yang itu menjadi mata pelajaran dalam KMB (Kegiatan Mengajar dan Belajar) Madrasah Diniyah Nurul Ummah yang di situ menjadi mata pelajaran pokok dan tulisan ini sebagai syarat ujian semester ganjil pada tahun ajaran ini yang diampu oleh Bapak Suparmin, yang disini penulis mendapatkan tema atau pokok acuan tentang hadits dakwah sebagai ibadah. Dari segi dakwah sendiri yang begitu jelas diterang dalam Al quran dan hadits untuk penjelasan dari dakwah sendiri adalah kewajiban dan ibadah itu bisa dilihat dari sudut pandang niat. Maka dari itu dakwah secara konsep awal adalah ibadah.
B. Pembahasan
Apakah itu dakwah ?, dari kata itulah yang menjadi gencaran-gerncaran pada musim ini yang mengaku dakwah, dari Dakwah sendiri artinya: Penyiaran, propaganda, seruan untuk mempelajari dan mengamalkan ajaran agama. Dakwah juga berarti suatu proses upaya mengubah suatu situasi kepada situasi lain yang lebih baik sesuai ajaran Islam atau proses mengajak manusia kejalan Allah Subhanahu wa Ta’ala, yaitu agama Islam. Menurut Al-Qur’an, dakwah adalah : Menyampaikan kebenaran di jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan metode
Rabu, 18 Mei 2011
cuplikan
Idealis Novel Sejarah
Menjadi seorang yang idealis, Pernyataan itu agaknya sepele, tapi sebenarnya susah di oleh siapapun. Mencita-citakan sesuatu dan bersikeras mewujudkannya ternyata tak-mudah. Seperti Sulastri dan Soedarmo dalam MANUSIA BEBAS, yang pada watu itu di Bandung pada tahun 1933-1936. pergerakan-pergerakan saat itu mencapai puncaknya.soekarno, meski baru keluar dari penjara, tak surut dengan teman-teman politiknya Karena mereka tahu, Pemerintah Kolonial Hindia Belanda masih tak-kurang juga menjalankan politik penindasannya. Suasana berbau diskriminasi terserak.
Sementara itu politik kaum pribumi di ambang perpecahan antara kubu Soekarno dengan kubu Hatta-Sjahrir. Adapun pemerintah tenang saja dengan politik pembuangannya.
Sementara itu politik kaum pribumi di ambang perpecahan antara kubu Soekarno dengan kubu Hatta-Sjahrir. Adapun pemerintah tenang saja dengan politik pembuangannya.
Suwarsih mengarang Roman-nya Buiten het Gareel , diterbitkan di Negeri Belanda, 1940, tahun 1975 disponsori Kedutaan Belanda ; ia menterjemahkan buku tersebut dalam edisi Indonesia dengan judul Manusia Bebas, Penerbit Djambatan, 1975. Suwarsih Djojopuspito dilahirkan di Cibatok, Bogor, pada tangal 20 April 1912. Buiten het Gareel ditulisnya pada tahun 1939. Roman itu dengan setting tahun 30-an. Jaman pergerakan sedang menumbuhkan semangat nasionalisme pada bibit bangsa. Memang buku ini mengisahkan sepasang suami isteri, lingkungan perguruan, dan masalah-masalah yang dihadapi kaum pendidik yang idealis. Manusia Merdeka memuat Nilai pengabdian Guru, penyebaran Nilai Nasionalisme, maka ada adegan persinggungan dengan kehidupan Bung Karno bersama Ibu Inggit Garnasih memang setting roman ini ada di Bandung, Yogyakarta, dan Bogor.
Kisah-kisah di jaman penjajahan yang pada saa itu para kaum pergerakan Seperti Sudarmo dan kawan yang menjadi guru menjadi intaian-intaian PID dan Pemerintah Gubernemen. Jadi banyak bagian dalam buku ini yang membutuhkan keterlibatan emosi kita selain kecerdasan untuk menghayati masa lalu dengan keadaan situasional yang jauh berbeda dengan kehidupan masyarakat masa kini. Soedarmo termasuk di antara para aktifis itu. Sebagaimana yang lain, ia pun memiliki cita-cita yang sama. Ia kenal dekat Soekarno (hal. 58). Karena kemampuannya, ia diserahkan tugas sebagai direktur sekolah Perguruan Kebangsaan. Sekolah ini dicap oleh pemerintah sebagai "sekolah liar". Sebab mereka mengadakan semacam tandingan bagi sekolah-sekolah pemerintah.
Selasa, 17 Mei 2011
Oase
Pinggiran
Aku bagaikan hantu dipinggir jalan
Aku tak bisa berbuat apa-apa
Hanya meminta pada penghuni jalan
Kadangkala disayat orang
Kadangkala pula diberi irisan hati
Waktu kuteguk bunyian dalam remang jalan
Tanpa bibir dalam menyiram ruang
Penuh hati menyelam sayang
Untuk penghuni penyayang bedecak asam
Pada hati runyam dalam sejahtera terakhir kalinya
Dari seberang
Cahaya benderang mulai padam menyelam
Tak kusangka itu akan hilang
Hari demi hari terus berganti dalam hariku
Entah apa tanpa cahaya kehidupan
Dan itulahkehidupan lanjutan
Yang gelap dalam buaian malam
Oh…..sayang…
Engkau telah mengirim salam dalam
Untuk kesombongan cahaya alam
Rabu, 09 Maret 2011
cipta
Hari Kasih Sayang
Bulan Februari ini, kita khususnya bangsa Indonesia yang mayoritas beragama Islam merayakan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW (maulid Nabi) dan kemaren tanggal 3 Februari saudara-saudara kita yang beragama konghucu juga merayakan hari rayanya (imlek). sebelum maulid Nabi juga tanggal 14 seluruh dunia merayakan hari valentine yaitu hari kasih sayang yang mana kalau menurut cerita antara romeo dan Juliet dengan kisah cinta mereka yang sangat fenomenal itu. dari sinilah kita bangsa Indonesia yang Bhineka Tunggal Ika tetap menjunjung asas kebersamaan yang disitu diisi oleh banyak golongan dari suku, agama, aliran dan juga parpol, harus tetap menjaga kebersamaan, berbagi cinta, rasa peka terhadap sesama, tebar senyum sapa dan itu hampir hancur dari ulah-ulah orang yang tidak mempunyai rasa kebersamaan, rasa tanggung jawab dan rasa kasih sayang, karena pada bulan ini juga saudara-saudara kita warga Ahmadiyah yang berada di Banten diserang oleh orang-orang yang tak mempunyai rasa kebersamaan dan rasa kasih sayang, dan juga kerusuhan tentang penistaan agama di Temanggung juga seperti itu gereja-gereja dirusak oleh massa .
Selasa, 08 Maret 2011
oase
Malam itu
Sobekan baju yang membekas dalam hidupku
Terngiang kicauan burung camar menyambutmu
Dalam buaian cinta kasih diujung akal
Membuat tengkukku pata akan semangat
Untuk kilasan cinta buta malam itu
Aku tunjukkan kekuatan si Hitamaspal
Teriakan-teriakan yang membahana dunia
Terasa tenang didalam jiwa ini
Dengan lelah kuteruskan kepulan menerjang
Kehangatan abadi dipalung jiwaku
Langganan:
Postingan (Atom)